TANGGAMUS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Kabupaten Tanggamus. Nur Apiah, mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung asal Pekon Ampai, Kecamatan Limau, dipercaya mewakili Provinsi Lampung pada ajang Putri Hijabfluencer Indonesia 2026 tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Kota Bandung, Jawa Barat. Nur Apiah merupakan lulusan MAN 1 Pringsewu yang berasal dari Dusun Pedamaran, Pekon Ampai, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus. Ia adalah putri pasangan Efendi, seorang petani, dan Patimah, ibu rumah tangga. Berasal dari keluarga sederhana tidak menjadi penghalang bagi Nur Apiah untuk mengukir prestasi. Berkat kerja keras, konsistensi, serta kemampuannya dalam pengembangan diri dan dunia digital kreatif, ia berhasil meraih Runner Up 3 sekaligus menyandang predikat Putri Berbakat pada ajang Putri Hijabfluencer Lampung 2026. Atas prestasi tersebut, Nur Apiah mendapat kepercayaan untuk membawa nama Provinsi Lampung di ajang nasional. Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi muslimah muda dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan kreativitas, bakat, kepemimpinan, serta kontribusi positif di ruang publik digital. BACA JUGA. ZAHRIAL Akan Kirim Surat ke Komisi III DPR RI, Minta Pengawasan Penanganan Perkara di Polres Pesawaran LSMB Desak Kejati Lampung Tuntaskan Dugaan TPPU dalam Kasus Korupsi SPAM Pesawaran Tahun 2022 Keikutsertaannya di tingkat nasional menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung. Besar harapan agar Nur Apiah mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Nur Apiah berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, dan Provinsi Lampung agar diberikan kelancaran dan hasil terbaik dalam mengikuti kompetisi tersebut. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Limau, Sunardi, M.Pd., mengatakan pihaknya terus memberikan dukungan dalam proses persiapan menuju ajang nasional, termasuk penyusunan profil peserta yang akan menampilkan potensi wisata dan budaya Kabupaten Tanggamus. Menurut Sunardi, persiapan tersebut dilakukan sesuai arahan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus, Marhasan Samba, S.IP, dengan mengangkat berbagai destinasi wisata unggulan dan kekayaan budaya daerah. Beberapa lokasi yang akan diperkenalkan di antaranya Air Terjun Way Lalaan, Pantai Muara Indah, kuliner khas Lampung di Pekon Negara Batin, Kecamatan Kota Agung Barat, Pincak Khakhot di Pekon Badak, Kecamatan Limau, Pantai Bidadari di Kecamatan Cukuh Balak, serta Pantai Karang Bolong di Kecamatan Limau. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Tanggamus di tingkat nasional sekaligus memperkuat promosi daerah melalui ajang Putri Hijabfluencer Indonesia. Prestasi Nur Apiah menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan tekad mampu mengantarkan generasi muda dari daerah menuju panggung nasional. Kisahnya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya yang berasal dari wilayah pedesaan, untuk terus berprestasi dan berani mengembangkan potensi diri. (Umardani) Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos ZAHRIAL Akan Kirim Surat ke Komisi III DPR RI, Minta Pengawasan Penanganan Perkara di Polres Pesawaran Bupati Saleh Asnawi Lantik 12 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas serta Pelayanan Prima bagi Masyarakat