Tanggamus — Forkopimda Kabupaten Tanggamus melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Wonosobo dan Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Rabu pagi, 30 Juli 2025. Rombongan dipimpin oleh Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bersama Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.IP., dan jajaran Forkopimda lainnya. BACA JUGA. Terbongkar! BPK RI Lampung Akui Belum Audit Proyek SPAM Gagal Rp8 Miliar di Pesawaran, Lempar ke Inspektorat Turut serta dalam kegiatan tersebut: Wakil Ketua DPRD Tanggamus Bunyamin Anggota DPRD Buyung Alamsyah Kepala BPBD Tanggamus Irvan Wahyudi Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin Danramil Wonosobo Letda Inf. Yudi Pinalosa Camat Wonosobo Edi Camat Bandar Negeri Semuong Nauval Sahri Para kepala pekon dan tenaga medis dari beberapa puskesmas Rangkaian peninjauan dimulai dari Posko Tanggap Bencana di Pekon Soponyono, dilanjutkan ke rumah-rumah warga terdampak, serta meninjau Posko Bencana Pekon Rajabasa dan aliran Sungai Way Semuong. BACA JUGA. INSPEKTORAT : Diduga Langgar UU Desa dan Permendagri, Proyek Hidroponik Desa Pekondoh Gunakan Dana Desa Rp162 Juta di Atas Tanah Milik Keluarga Kades Tanpa Musdes Kapolres Tanggamus, melalui Kasi Humas AKP M. Yusuf, S.H., menyampaikan bahwa Forkopimda turut menyerahkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan untuk warga yang terdampak banjir. “Selain memastikan kondisi masyarakat, Forkopimda hadir untuk memberikan dukungan moril dan logistik. Alhamdulillah, debit air Way Semuong saat ini sudah surut, namun kami tetap siaga,” ujar AKP Yusuf. Usai dari dua kecamatan tersebut, Forkopimda melanjutkan peninjauan ke wilayah Kecamatan Semaka, guna memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan perhatian pemerintah. UMAR DANI Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Polsek Semaka, PDAM Way Agung, dan Uspikan Bersinergi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Diduga “Titipan” Oknum DPRD Inisial “Y”, Proyek Sistem Peringatan Dini BPBD Lampung Jadi Temuan BPK