Pesawaran – Aksi swadaya kembali menjadi andalan masyarakat Desa Margodadi, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Sekitar 50 lebih warga dari empat dusun bahu membahu memperbaiki jalan lintas utama desa yang menghubungkan antarwilayah, dimulai dari batas kebun karet hingga pintu masuk desa. Perbaikan ini dilakukan secara mandiri oleh masyarakat pada 10/07/25 siang ini, termasuk pengadaan material dan pengangkutan menggunakan 12 unit mobil dump truck. Yang menarik, pemasangan sabes (sirtu) dan penimbunan seluruh badan jalan sepenuhnya dilakukan dengan biaya swadaya warga, tanpa dukungan anggaran dari pemerintah desa maupun daerah. BACA JUGA. PTPN VII Tuduh Warga Rusak Kebun Karet, Kuasa Hukum Balik Soroti Penebangan oleh Perusahaan Padahal, ruas jalan yang diperbaiki merupakan jalan lintas desa yang seharusnya masuk dalam skala prioritas pembangunan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ironisnya, berdasarkan informasi yang beredar di kalangan masyarakat, jalan tersebut sudah lebih dari sepuluh tahun tidak pernah tersentuh pembangunan ataupun renovasi dari pemerintah. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan keprihatinan, tetapi juga menunjukkan bagaimana masyarakat terpaksa mengambil inisiatif sendiri demi keberlangsungan akses mobilitas harian, distribusi hasil pertanian, serta kelancaran ekonomi lokal. Meski dilakukan dengan peralatan sederhana, kekompakan dan semangat gotong royong menjadi modal utama keberhasilan kegiatan ini. Perbaikan jalan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus menjadi pengingat bagi pihak terkait bahwa peran pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur dasar sangat dinantikan masyarakat. INS. Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos PTPN VII Tuduh Warga Rusak Kebun Karet, Kuasa Hukum Balik Soroti Penebangan oleh Perusahaan Proyek SPAM Gagal Total di Way Khilau dan Kedondong, Proyek DAK Fisik 2022 Diduga Dirampas Dinas PUPR Pesawaran Tanpa Dasar Hukum