Meulaboh — Pembangunan Masjid Nurul Iman yang terletak di Gampong Ladang, Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat, direncanakan akan terus berlanjut pada tahun 2025. Setelah menyelesaikan tahap pemasangan lantai granit, masjid ini telah mulai difungsikan untuk aktivitas keagamaan seperti salat fardhu berjamaah sejak bulan Ramadan 1446 H lalu. Keuchik Gampong Ladang, Chairul Musca, pada Kamis (22/5) menyampaikan bahwa tahapan pembangunan masjid akan terus dipacu. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong warga yang beberapa waktu lalu telah berhasil menyelesaikan pekerjaan plester bagian luar masjid secara bersama-sama pada Sabtu sebelumnya. “Saya mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan penuh seluruh masyarakat Gampong Ladang. Tanpa antusias dan kerja sama masyarakat, tentu panitia tidak akan bisa berbuat banyak,” ujar Chairul Musca. BACA JUGA. Kasus Dugaan Dokumen Palsu di Desa Pekondoh Mandek, Pelapor Siap Gencarkan Lagi Usai PSU Ia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dermawan, baik dari Gampong Ladang maupun dari daerah sekitarnya, yang telah turut berpartisipasi dalam pembangunan rumah ibadah tersebut. Adapun tahapan berikutnya setelah plester dinding luar adalah pemasangan kaca jendela dan pemasangan kubah masjid. Berdasarkan hasil perhitungan awal, kebutuhan dana untuk pemasangan kaca diperkirakan mencapai lebih dari Rp20 juta. Sementara untuk pembangunan kubah masjid, dibutuhkan anggaran sekitar Rp65 juta hingga Rp75 juta. Chairul menjelaskan bahwa selama ini seluruh biaya pembangunan masjid bersumber dari sumbangan masyarakat Gampong Ladang sendiri. Namun, mengingat kebutuhan biaya yang cukup besar pada tahapan berikutnya, pihaknya berharap adanya dukungan tambahan dari para anggota legislatif serta pemerintah kabupaten maupun provinsi. “Jika hanya mengandalkan sedekah warga, tentu proses pembangunan akan memakan waktu lebih lama. Kami sangat berharap ada perhatian dari pihak terkait agar pembangunan masjid ini bisa segera rampung,” tutup Chairul. (Muhibbul) Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Kasus Dugaan Dokumen Palsu di Desa Pekondoh Mandek, Pelapor Siap Gencarkan Lagi Usai PSU Rekomendasi Pemecatan Aris Sandi Jadi Sorotan, Tokoh Pendiri Pesawaran Angkat Suara