Meulaboh, — Saluran irigasi sepanjang 500 meter yang menghubungkan Dusun Ulai Nambak hingga Dusun Lamkuta, Gampong Ujong Nga, Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat, kini mengalami pendangkalan dan aliran air tidak lagi lancar. Kondisi ini memicu keluhan dari para petani setempat karena seringnya saluran meluap dan menggenangi areal persawahan. Darwis, salah satu petani di Dusun Lamkuta, pada Selasa (30/4) mengungkapkan bahwa setiap musim tanam, para petani kerap gagal menanam padi akibat banjir yang lambat surut. “Kami tiap musim tanam selalu gagal tanam, akibat saluran irigasi sering meluap. Apalagi kalau musim hujan, airnya lama surut, hingga sawah kami terendam,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Gampong Ujong Nga, H. Marzuki, S.Pd, yang diwawancarai secara terpisah mengatakan bahwa pembersihan saluran irigasi sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya menggunakan alat berat (beko). Namun, ia berharap masyarakat, khususnya para petani di Dusun Lamkuta, turut berinisiatif menjaga kebersihan saluran apabila terjadi penyumbatan kembali. BACA JUGA. Dugaan Korupsi Proyek SPAM Rp8 Miliar Tahun 2022, LSM KPK-RI DPD Lampung Siap Laporkan ke Kejaksaan Negeri Pesawaran “Pembersihan irigasi sudah kita lakukan dari Dusun Ulai Nambak hingga Lamkuta. Harapan kami, kalau ada penyumbatan, para petani dapat segera membersihkan secara gotong royong agar aliran air tetap lancar,” ujar Marzuki. Dengan kondisi saat ini, warga berharap pemerintah setempat atau dinas terkait dapat turun tangan melakukan penggalian lebih dalam dan perbaikan menyeluruh agar saluran irigasi dapat kembali berfungsi optimal demi mendukung ketahanan pangan masyarakat desa. JAMIL. Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Dugaan Korupsi Proyek SPAM Rp8 Miliar Tahun 2022, LSM KPK-RI DPD Lampung Siap Laporkan ke Kejaksaan Negeri Pesawaran Kasus Dugaan Dokumen Palsu Perangkat Desa Pekondoh Kian Berkembang, Penyidik Bidik Sejumlah Sekolah