Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Senin (27/01/2025) malam di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh. Acara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri Penjabat (PJ) Bupati Aceh Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Marhaban, tokoh masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati terpilih, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama Aceh Barat, dan Ketua Baitul Mal. Dalam sambutannya, Sekda Marhaban menekankan pentingnya menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk bersyukur dan merefleksikan keimanan. “Isra Mi’raj adalah peristiwa besar yang mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur dengan melaksanakan kewajiban salat lima waktu, yang menjadi inti dari keimanan kita,” ungkapnya. Peringatan tahun ini terasa istimewa dengan digelarnya pelantikan Dewan Imam Masjid Agung Baitul Makmur untuk masa bakti 2025–2029. Dalam acara tersebut, Marhaban membacakan Surat Keputusan (SK) penetapan Dewan Imam, yang dilanjutkan dengan pelantikan resmi Tgk. H. Saifuddin Yahya sebagai Imam Masjid Agung yang baru. Ia diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengelolaan masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat Islam. BACA JUGA. Dugaan “Masuk Angin” di Kejari Pesawaran: Berkas Pengaduan Warga Dilimpahkan ke Inspektorat. Tausiah peringatan Isra Mi’raj disampaikan oleh penceramah Tgk. Abdurrani Adian, yang mengupas makna mendalam dari peristiwa tersebut. “Isra Mi’raj bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual, di mana Rasulullah SAW bertemu para nabi di Masjid Al-Aqsa dan dinobatkan sebagai imam salat berjamaah. Peristiwa ini menegaskan pentingnya salat sebagai tiang agama yang mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar,” jelasnya. Peringatan ini diharapkan menjadi momen penguatan semangat masyarakat Aceh Barat dalam menjalankan ibadah, sekaligus menjadikan Masjid Agung Baitul Makmur sebagai pusat dakwah dan pembinaan umat yang inspiratif. Muhibbul Jamil Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Keterbatasan Fasilitas, Tidak ‘Menciutkan’ Hati Sumono Dalam Membangun Pekon Way Kunir Nanda Indira Menggantungkan Harapan ke MK untuk Dilantik Jadi Bupati Pesawaran