Lampung — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2025, dinamika internal partai berlambang pohon beringin itu semakin memanas. Sejumlah Ketua DPD II Golkar kabupaten/kota diusulkan untuk diganti melalui mekanisme Pelaksana Tugas (Plt) sebelum pelaksanaan Musda. Hal ini terungkap dalam rapat pleno persiapan Musda yang digelar Pengurus Harian DPD I Golkar Lampung di Pahoman, Bandarlampung, pada Selasa (29/07/2025). Dalam forum tersebut, para peserta menyampaikan aspirasi agar Ketua DPD II yang masa jabatannya telah habis, segera diganti dan tidak mengikuti Musda sebagai pemilik suara. Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Lampung, Azwar Yacub menegaskan bahwa Musda harus berjalan sesuai AD/ART dan petunjuk pelaksanaan (juklak) serta petunjuk teknis (juknis) partai. “Kita harus konsisten, Golkar besar karena memiliki aturan main yang jelas,” ujar Azwar dalam forum. BACA JUGA. Terbongkar! BPK RI Lampung Akui Belum Audit Proyek SPAM Gagal Rp8 Miliar di Pesawaran, Lempar ke Inspektorat Menanggapi aspirasi tersebut, Sekretaris DPD I Golkar Lampung, Ismet Roni, menyatakan bahwa usulan tersebut akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Plt Ketua DPD I Golkar Lampung, Adies Kadir, sebelum diteruskan ke DPP Golkar. “Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada Plt Ketua DPD dan DPP Partai Golkar. Rapat hari ini bersifat penyampaian aspirasi, bukan keputusan final,” terang Ismet. Ismet juga menyebut dinamika yang muncul menjelang Musda adalah hal yang wajar dalam tubuh partai politik dan menegaskan bahwa tidak ada perpecahan. “Golkar Lampung tetap solid,” tambahnya. Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Ismet Roni itu dihadiri sejumlah pengurus pleno, di antaranya Azwar Yacub, Abi Hasan, Tony Eka Chandra, Riza Mirhadi, Supriyadi Hamzah, Ansyori Bangsaradin, Ismet Jayanegara, Juanto Muhajirin, Herwan Saleh, Tomy Rianta, Ronal, Benson Wertha, Subadra Yani, dan Ali Imron. Dari unsur perempuan hadir Ririn Kuswantari, Hayati Sohmin, dan sejumlah kader KPPG lainnya. Namun demikian, dua Wakil Ketua DPD I Golkar, yakni Rycko Menoza dan Aprozi Alam, tidak tampak hadir karena disebut sedang menjalani masa reses sebagai anggota DPR RI di daerah pemilihan masing-masing. BACA JUGA. Korban Banjir Soponyono Diberikan Bantuan Oleh Anggota KBPP Polri Lampung Almira Nabila Fauzi Berdasarkan data yang dihimpun, berikut sejumlah Ketua DPD II Golkar yang masa jabatannya berakhir dalam waktu dekat: Yuhadi (Ketua DPD II Golkar Bandar Lampung) – berakhir 30 Juli 2025 Benny Raharjo (Lampung Selatan) – berakhir 30 Juli 2025 Musa Ahmad (Lampung Tengah) – berakhir 30 Juli 2025 Yuzak (Pesawaran) – berakhir 26 Agustus 2025 Subhan (Metro) – berakhir 26 Agustus 2025 Ketua DPD II Golkar Way Kanan – berakhir 26 Agustus 2025 Ismun Zani (Lampung Barat) – berakhir 26 Agustus 2025 Usulan penggantian melalui Plt ini akan menjadi salah satu dinamika utama menjelang Musda DPD I Golkar Lampung. Jika disetujui, maka sejumlah ketua DPD II termasuk Yuhadi, Benny Raharjo, dan Musa Ahmad, akan digantikan oleh Plt untuk sementara waktu hingga ditentukan kepengurusan definitif hasil Musda mendatang. Sementara itu, tokoh senior Partai Golkar Lampung, Hendrik Iskandar, belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan ini. Hendri Iskandar. Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Terbongkar! BPK RI Lampung Akui Belum Audit Proyek SPAM Gagal Rp8 Miliar di Pesawaran, Lempar ke Inspektorat Polsek Semaka, PDAM Way Agung, dan Uspikan Bersinergi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir