Lampung – Kejadian jebolnya tanggul di Pekon Paku, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus pada malam 21–22 Februari 2026, menjadi sorotan warga dan publik. Menurut keterangan masyarakat setempat, kerusakan tanggul bukan akibat banjir bandang, melainkan karena terkikis oleh aliran air serta hujan ringan. Tanggul yang runtuh merupakan bagian dari Proyek Perkuatan Tebing Sungai Way Paku 1, yang dikerjakan oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung dengan anggaran Rp5,697 miliar. Proyek ini memiliki panjang normalisasi 1.300 meter dan lebar bentang 11–15 meter. BACA JUGA GEDUNG DPRD MANGKRAK & JALAN RUSAK! Mualim Taher Soroti Lemahnya Kinerja Pemda Pesawaran DPRD Agendakan Pemanggilan Bidang Cipta Karya PUPR Pesawaran Sambut Ramadhan Camat Bakauheni hadiri Pawai obor bersama warga desa Kelawi. Salah seorang warga mengungkapkan, “Hanya terkena hujan sebentar, sudah jebol.” Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa kualitas konstruksi dan pengawasan penggunaan anggaran publik harus menjadi perhatian serius, agar manfaat proyek dapat dirasakan masyarakat. Proyek ini dimenangkan oleh CV. Galih Pratama Jaya, yang beralamat di Jl. Ratu Dibalu, Gg. Cempaka 3 No.03, LK III Way Kandis, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Lampung. Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi, perbaikan tuntas, dan pengawasan berkelanjutan, sehingga tanggul berfungsi optimal dan keamanan masyarakat terjamin. Kejadian ini menekankan pentingnya pengelolaan dana publik yang transparan dan pembangunan infrastruktur yang selaras dengan keselamatan serta kepentingan masyarakat. Rilis. Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos GEDUNG DPRD MANGKRAK & JALAN RUSAK! Mualim Taher Soroti Lemahnya Kinerja Pemda Pesawaran Yusak Desak Eksekutif Bertindak, Rehab Gedung DPRD Pesawaran Senilai Rp7 M Dijanjikan Mulai Juni 2026