Pringsewu, Bintang Pesawaran — Pemerintah Kabupaten Pringsewu resmi memulai distribusi produk tepung mocaf lokal ke berbagai wilayah sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas singkong. Inisiatif ini menandai kemajuan nyata dari berbagai upaya yang telah dijalankan pemerintah daerah dalam pengembangan mocaf sebagai produk unggulan.
.
Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, secara aktif menyampaikan rencana pengembangan dan hilirisasi mocaf dalam sejumlah forum nasional, termasuk di Kementerian Dalam Negeri. Sabtu (6/2).
Kehadiran kebijakan strategis ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memajukan industri mocaf. Dimulainya distribusi produk ke pasar menjadi bukti kesiapan daerah dalam memperluas jangkauan pemasaran.
.
Dari sisi hulu, program pengembangan mocaf bertujuan memberikan nilai tambah signifikan bagi petani singkong. Proses pengolahan menjadi tepung mocaf, yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan singkong mentah, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Distribusi perdana ini semakin membuka akses pasar bagi hasil produksi mereka.
.
Pemerintah daerah juga menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Lampung (Unila) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam penguatan riset dan inovasi. Pendampingan akademik mencakup pengujian mutu, peningkatan kualitas produksi, hingga pengembangan sentra mocaf yang kini mulai berjalan di Kecamatan Adiluwih. Kesiapan sentra ini memastikan kapasitas produksi mampu memenuhi permintaan distribusi.
.
Produk mocaf Pringsewu sebelumnya telah mendapatkan respon positif masyarakat, terutama saat diperkenalkan melalui ajang Lampung Fest. Kini, dengan masuknya produk ke jaringan distribusi meliputi toko, UMKM, serta pelaku industri kuliner, peluang pertumbuhan pasar semakin terbuka. Pemerintah menargetkan distribusi akan berkembang secara bertahap ke skala regional maupun nasional.
.
Salah satu produk unggulan yang telah resmi diedarkan adalah Selendang Biru, Tepung MOCAF Pilihan Keluarga Sehat Indonesia. Diinisiasi oleh Bupati Pringsewu, Selendang Biru hadir sebagai alternatif sehat pengganti terigu, tanpa gluten, ramah bagi penyandang diabetes, serta tinggi serat. Dengan harga kompetitif Rp 15.000 per kilogram, Selendang Biru siap menjadi ikon pangan lokal yang mampu bersaing di pasar lebih luas.(BP).
Share this...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *