Tanggamus (Bintang Tanggamus) – Warga Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, keluhkan kondisi jalan utama milik Kabupaten Tanggamus  yang rusak parah.
Rusaknya kondisi jalan tanah merah tersebut, berada di Pekon Taman Sari, tepatnya di Dusun 5 yang menghubungkan Dusun 4, 5 dan Dusun 6. 
Kemudian titik kerusakan infrastruktur terparah berada di Dusun 5 dan hingga saat ini kondisi jalan sangat memprihatinkan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pekon Taman Sari, Sahri kepada media 'Bintang Tanggamus' saat bincang santai di ruang kerjanya, Jumat, 21 Maret 2025.
Dikatakan Sahri, bahwa kondisi jalan penghubung antar dusun Pekon Taman Sari yang memiliki 8 dusun ini kondisi jalan sangat memprihatinkan.
“Jalan ini menjadi akses vital bagi warga kami untuk menjalankan  be bagaimana aktivitas, seperti bekerja, bersekolah, dan mengangkut hasil pertanian serta peternakan ke pasar inpres di wilayah pekon setempat.
“Kerusakan, jalan ini sudah lama sekali dan sampai saat ini belum pernah mendapat tanggapan serius dari pihak Pemda melalui Dinas PUPR Tanggamus,”ujar Sahri, diwawancarai media.
Syahri mengungkapkan, bahwa kondisi jalan tanah merah yang rusak parah, apa lagi bila hujan turun jalan menjadi becek  tersebut telah memicu keresahan  di kalangan warga. 
“Sehubungan hal itu, banyak warga yang mempertanyakan kepada kami, kenapa jalan ini tidak juga diperbaiki. Kami sering menjelaskan  bahwa ini merupakan  wewenang Pemda, tetapi mereka tetap mendesak karena jalan ini sangat penting untuk kehidupan sehari-hari,”tambahnya.
Melalui aspirasi warga ini, harap Sahri, Pemda lebih peka terhadap apa yang menjadi keluhan warga masyarakat untuk melakukan perbaikan jalan demi kepentingan masyarakat luas, khususnya warga di Pekon Taman Sari.
“Kondisi jalan tanah merah yang rusak dan becek tak hanya mempersulit aktivitas ekonomi tetapi juga beresiko menimbulkan kecelakaan atau kepeleset saat warga mengendarai kendaraan untuk m ngangkut hasil bumi mereka, terutama bagi ibu hamil, anak-anak sekolah, dan pasien yang membutuhkan akses cepat ke layanan kesehatan. Ia berharap, tahun 2025 ini menjadi awal perbaikan bagi jalan yang telah menjadi saksi kegigihan mereka selama bertahun-tahun,” bebernya. (Zainal)
Share this...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *