Pesawaran – Polda Lampung mengadakan kegiatan bantuan sosial (bansos) untuk membantu warga yang terdampak musibah banjir di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Penyerahan bantuan berupa 250 paket sembako dilaksanakan pada Rabu, 22 Januari 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubdit Sosbud Dit Intelkam Polda Lampung, Kompol E. Siallagan, S.H., M.H., yang mewakili Kapolda Lampung Irjen. Helmi Santika, yang berhalangan hadir. Pembagian bansos dipusatkan di Dusun Ario Jipang, Dusun 2 Desa Sukajaya Lempasing. Dalam sambutannya, Kompol E. Siallagan menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Lampung yang tidak dapat hadir secara langsung karena ada tugas lain yang tidak bisa diwakilkan. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Lampung terhadap warga yang terdampak banjir bandang beberapa hari lalu. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Kompol Siallagan. BACA JUGA. Bangunan Tanpa Musyawarah, Masyarakat Desa Pekondoh Diminta Tuntut Penghibahan Lahan Hidroponik Selain memberikan bantuan, Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana alam, mengingat curah hujan yang masih tinggi. “Keselamatan jiwa, terutama bagi lansia dan anak-anak, menjadi prioritas. Kami mengimbau warga untuk sementara waktu menghindari aktivitas berenang di laut,” tambahnya. Camat Teluk Pandan, Sulpani, yang hadir bersama Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Edy Susanto, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Polda Lampung. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Lampung atas perhatian dan bantuannya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga pasca-banjir,” ungkap Sulpani. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Sukajaya Lempasing yang terdampak banjir bandang, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam semangat gotong-royong membantu sesama. (Tim) Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Akses Jalan Terputus, Warga Fajar Baru, Secara Swadaya Lakukan Perbaikan Jembatan Warga Desa Pekondoh Dihimbau Saat Musdes Ulang, Kompak Meminta Hibahkan Lahan Hidroponik Jadi Aset Desa