Pringsewu (Bintang Pringsewu) – Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BHP) di Pekon Way Kunir, Abdul Ghofur meminta Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Pringsewu. Untuk menaruh perhatian serius pada akses jalan penghubung dari Pekon Way Kunir sampai Pekon Pajar Baru, saat ini kondisi jalannya rusak parah. Pantauan wartawan media ini, Pekon Way Kunir yang berada di penghujung Kecamatan Pagelaran Utara, mulai dari Pekon Way Kunir, Neglasari, Gunung Raya, Sumber Bandung, Pajar Baru hingga seterusnya hancur dan berlubang. “Kondisi jalan, dari Pekon kami sampai Pekon Pajar Baru, menuju kecamatan Banyumas yang bergelombang, penuh bebatuan dan berlubang hingga diguyur hujan jalan ini ibarat bubur air yang sulit dilewati,”tutur pria yang perduli akan kemajuan pekonnya, Sabtu, 18 Januari 2025. Masih kata Gofur, selain akses jalan yang rusak, di Pekon kami juga jika dimalam hari gelap gulita dan kemungkinan rawan kejahatan karena tidak adanya lampu penerang jalan. “Kalau malam hari gelap gulita, dan rawan. Apa lagi, bila kami hendak bepergian baik itu ke Pekon tetangga mau pun ke pusat kota di Kabupaten Pringsewu dengan keperluan mendadak, kami harus melintasi perkebunan warga yang gelap gulita di serta kondisi jalan rusak parah, tentunya ada khawatiran kami,”lanjut Gofur. Gofur menambahkan, dengan kondisi jalan yang rusak parah, acap kali warga di Pekon ini secara berswadaya gotong-royong memperbaiki jalan yang berlubang dengan cara tambal sulam menggunakan tanah atau pecahan batu bata maupun genting. Namun itu tidak bertahan lama sudah hancur kembali. Dilain sisi, Gofur menceritakan, meskipun jarak tempuh hanya beberapa kilo meter dari kota Pringsewu sampai saat ini belum ada armada Ambulans untuk warga masyarakat disini pak, hingga masyarakat sangat kesulitan mengangkut warga yang sakit parah menuju rumah sakit yang ada di kota Pringsewu, apa lagi dengan kondisi jalan yang rusak. “Masalah armada Ambulans juga belum diperhatikan pak, hingga masyarakat harus rela meminjam mobil milik warga disini atau warga Pekon tetangga untuk digunakan mengantar warga yang sakit,”bebernya. Ia berharap, dengan kepemimpinan pak Bupati Riyanto Pamungkas dan Umi Laila sebagai Wakil Bupati yang baru terpilih ini semua hal yang disampaikan bisa segera terealisasi. “Saya, mewakili warga masyarakat di sini meminta tolong agar Pekon kami diperhatikan terutama insfratruktur pembangunannya, karena jalan rusak dan Ambulans berpengaruh pada perkembangan ekonomi di sini. Apa lagi, Pekon Way Kunir merupakan Pekon yang bisa dianggap desa tertinggal, disamping Pekon Way Kunir merupakan bagian dari Kabupaten Pringsewu,”pungkasnya. (Zainal) Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Pengungkapan Fakta Penggunaan Dana Desa Pekondoh, Inspektorat Pesawaran Dinilai Memiliki Beban Kepala Desa Pekondoh Diduga Langgar Aturan: Bangunan Hidroponik Desa Terbongkar Tanpa Musyawarah Desa.