Pesawaran – Kendaraan dinas yang sebelumnya digunakan oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Pesawaran kini dilaporkan habis terjual. Akibatnya, Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas terpaksa menggunakan kendaraan pribadi dengan sistem sewa untuk menunjang aktivitas kerja mereka. Informasi ini dikonfirmasi oleh salah satu pejabat Pemda Pesawaran. Ia menyebutkan, penjualan kendaraan dinas tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan pengelolaan aset daerah yang baru. “Semua kendaraan dinas sudah habis terjual, sehingga untuk sementara waktu, Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas menggunakan kendaraan pribadi dengan sistem sewa,” ujar pejabat tersebut pada 28/12, dan tidak ingin disebutkan namanya. BACA JUGA. Ijazah Milik Almarhum Beni Setiawan, Adik Kandung Firlizani, Diduga Daur Ulang Menjadi Atas Nama Nasrudin. Langkah ini disebutkan bertujuan untuk efisiensi anggaran serta optimalisasi penggunaan kendaraan dalam operasional pemerintah. Namun, kebijakan ini juga memunculkan tantangan tersendiri, terutama terkait efisiensi kerja. Beberapa pihak mempertanyakan kebijakan ini, mengingat kendaraan dinas merupakan fasilitas penting untuk menunjang tugas pejabat. Mereka berharap Pemkab Pesawaran segera memberikan solusi agar pelayanan masyarakat tetap berjalan maksimal. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Pesawaran terkait alasan pasti penjualan kendaraan dinas ini, maupun rencana jangka panjang terkait pengadaan kendaraan operasional baru. (Sumber: Pejabat Pemda Pesawaran). Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Ketua Tim Hukum DPP PPP Optimis Aries Sandi Akan Menang Pada Gugatan di MK Tokoh Adat, Pemuka Agama, dan Tokoh Pemuda Desa Pekondoh Dihimbau untuk Tidak Asal Tanda Tangan dalam Berita Acara Pembangunan Hidroponik Desa 2020 Lalu.