Pesawaran – Kebijakan tegas yang diterapkan Polda Lampung terhadap pelaku begal dan kejahatan jalanan terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya penting dalam menciptakan rasa aman serta menekan angka kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Dukungan tersebut salah satunya disampaikan Ketua MPAL Pesawaran, Maulana Marsad bergelar Faksi Tuan. Ia menilai kebijakan yang dijalankan Polda Lampung tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis.

Menurutnya, aparat kepolisian telah memberikan peringatan dini kepada masyarakat maupun para pelaku sebelum tindakan lanjutan dilakukan di lapangan.

“Setiap tindakan memiliki tahapan dan prosedur yang jelas. Bahkan Polda Lampung telah menyampaikan peringatan lebih awal sebagai bentuk pencegahan agar masyarakat tidak terlibat dalam tindak kriminal,” ujar Maulana Marsad.

BACA JUGA

Warga Langkapura Ucapkan Terima Kasih kepada Wali Kota Bandar Lampung atas Perbaikan Jalan Lingkungan

Hendry Kurniawan,SH,MM, Resmi dikukuhkan Sebagai ketua PDBI Lampung Selatan

Ia menegaskan bahwa langkah tegas yang dilakukan aparat merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, selama tetap dilaksanakan sesuai aturan hukum dan standar operasional yang berlaku.

Dukungan serupa juga disampaikan Sekretaris MPAL Pesawaran, Muallim Taher bergelar Kimas Takhuna. Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Ketegasan yang dijalankan secara bijaksana dapat menjadi pengingat agar masyarakat menjauhi tindakan melanggar hukum. Ketika situasi aman dan tertib terjaga, maka kenyamanan masyarakat juga akan tercipta,” kata Muallim Taher.

Ia berharap langkah preventif yang dilakukan aparat kepolisian mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Sejumlah tokoh masyarakat lainnya juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Polda Lampung dalam menekan aksi kriminalitas jalanan. Mereka menilai tindakan preventif yang dilakukan aparat diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sehingga para pelaku berpikir ulang sebelum melakukan tindak kejahatan.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan. Ketika masyarakat memahami risiko dan konsekuensi hukum dari tindakan kriminal, maka kesadaran untuk menjauhi kejahatan akan semakin meningkat,” tambah Muallim Taher.

Sebelumnya, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas terhadap pelaku begal dan berbagai bentuk kejahatan jalanan yang dinilai meresahkan masyarakat, khususnya pada malam hari.

Kepolisian memastikan seluruh tindakan personel di lapangan tetap mengacu pada prosedur hukum dan standar operasional yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, aparat mengedepankan langkah persuasif dan peringatan sesuai prosedur sebelum mengambil tindakan lanjutan terhadap pelaku yang tidak mengindahkan imbauan petugas.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat di Provinsi Lampung dari ancaman kriminalitas jalanan.

R01

Share this...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *