Pesawaran – Sebagian besar Pemerintahan Desa sekabupaten pesawaran ngadumel dibelakang panggung, karena hatinya merasa sedih dan perih, sebab sebagian DBH di tiap tiap desa sekabupaten pesawaran tidak terbayarkan oleh pemda kabupaten pesawaran. Pernyataan dana bagi hasilnpajak yang tidak dikeluarkan oleh pihak pemerintah daerah kabupaten pesawaran itu disampaikan oleh baberapa jumlah orang kepala desa di tiap masing masing desa dan kecamatan dikabupaten pesawaran. “Sama sekali kita tidak merasa ikhlas jika DBH kami yang sudah jelas hak kami tidak dikeluarkan, kami sudah bekerja sebagaimana ketentuan, ditahun 2023 lalu DBH kami hilang dua bulan karena dimakan rayap, kami tidak ikhlas” kata salah satu kepala Desa Yang tidak ingin namanya disebutkan pada minggu 10 November 2024 sore ini. BACA JUGA. “PARAH” Diduga Tidak Diakui, Gerindra Rilis Nama Cakada Antonius, Wakil Nanda Indira Dendi Tidak Muncul. selain keterangan kepala desa dikecamatan padang cermin itu, salah satu kepala desa kecamatan gedong tataan, penulis juga melakukan konfirmasi ke baberapa kepala desa di kecamatan lain dikabupatennpesawaran, mereka juga mengatakan hal yang sama bahwa dana bagi hasil pajak desa (DBH-Red) mereka tidak keluarkan oleh pamerintah daerah setempat. ‘Saya minta tidak menyebutkan nama saya, memang benar insentif kami tidak atau belum dibayarkan itu, benar memang tidak dibayarkan, ditahun 2023 lalu insentif kami didesa hilang 2 bulan dan DBH baru terbayarkan sebesar 40%, dan DBH untuk tahun 2024 ini belum sama sekali” Terang nya melalui Via telpon whatapps. Dari baberapa keterangan kepala desa kecamatan sekabupaten pesawaran bahwa DBH yang tidak kunjung dibayarkan itu, penulis ini mencoba menghubungi baberapa kepala desa lain nya juga mengatakan hal yang sama, mereka mengatakan hal yang sama, bahwa DBH yang ditanggung oleh pihak pemda setempat itu tidak terbayarkan. “Dari tahun 2021 lalu hilang dua bulan dibayarkan pada tahun berikutnya, begitu seterusnya, ungkap dia melalui via tlpnya. BACA JUGA. Lima Kecamatan Relawan Sahabat Aries Sandi Bersatu Gelar Kegiatan Bhakti Sosial “Jumat Berkah” Selain mengatakan terkait DBH mereka juga mengatakan tidak ingin namanya disebutkan, baik nama desa maupun inisial nya, mereka berharap agar masyarakat sekabupaten pesawaran mengerti dari arti sebuah pemimpin. Atas keterangan yang dikonfirmasikan kepada baberapa kepala desa dari baberapa desa dan dari baberapa kecamatan sekabupaten pesawaran, mereka berharap kepada anggota DPRD kabupaten pesawaran agar dapat mengambil langkah cepat, sebab ini sudah berkata Hak. “Kami berharap kepada anggota DPRD kabupaten pesawaran agar dapat turun dan meninjau keadaan kami bahwa DBH desa, dan kami berharap kepada masyarakat agar lebih jeli dalam memilih pemimpin, kedepan dan jangan terulang lebih parah lagi dari ini” terangnya. Tim. Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Family Gathering IKA Smansa 87 ” Menumbuhkan jiwa kekeluargaan dengan mempererat silaturahmi” . KPU Pesawaran Gelar Senam Demokrasi Menyongsong Pemilu 2024