Tanggamus — Semangat penguatan sektor pertanian berkelanjutan kembali tumbuh di Kecamatan Kota Agung Timur dengan terbentuknya Kelompok Tani Sejahtera Bersama di Pekon Umbul Buah pada Jumat (21/11/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pekon Umbul Buah, perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kota Agung Timur, aparatur pekon, serta tokoh masyarakat Kota Agung Timur, Kurnain.
Pembentukan kelompok tani ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas petani melalui wadah kerja sama yang terstruktur. Dengan adanya kelompok, para petani diharapkan dapat saling bertukar pengalaman, belajar teknik pertanian berkelanjutan, serta meningkatkan produktivitas maupun kualitas pertanian di wilayah tersebut.
Dalam keterangan yang dirilis Budi selaku perilis sekaligus peserta musyawarah, ia menyampaikan bahwa kolaborasi antarpetani dalam kelompok tani merupakan salah satu faktor penting menuju pertanian yang lebih maju dan mandiri.
“Dalam kelompok tani, para petani dapat saling berbagi pengalaman—baik keberhasilan maupun kendala—agar terjadi peningkatan pengetahuan teknis dan kualitas hasil panen. Selain itu, kelompok tani memberikan posisi tawar yang lebih kuat kepada petani dalam mengakses pasar, pupuk, pendampingan teknis, hingga kesempatan bantuan program pemerintah,” jelasnya.

BACA JUGA

DINSOS Lamsel Hadirkan Senyum Lansia,73 paket Bansos disalurkan Melalui PSM di 17 kecamatan.

Budi juga menambahkan bahwa pembentukan kelompok tani menjadi langkah awal untuk mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan, di antaranya penggunaan pupuk organik, konservasi tanah dan air, serta pengendalian hama berbasis metode alami.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) Pekon Umbul Buah, Edy Saputra Hapani, SP, menyampaikan harapannya agar kepengurusan kelompok tani yang baru terbentuk dapat berjalan baik dan efektif.
“Kelompok tani dibentuk berdasarkan kesamaan kebutuhan dan tujuan. Fungsinya sebagai wahana belajar, wahana kerja sama, dan wahana produksi. Struktur kepengurusan harus berjalan sehat secara administrasi, usaha, dan organisasi. Musyawarah rutin adalah kunci keberhasilan agar semua aspirasi dan solusi dapat dibahas bersama,” ujar Edy.
Musyawarah pembentukan kelompok tani yang dilaksanakan di kediaman Budi Kurniawan menghasilkan keputusan sebagai berikut:
Hasil Kesepakatan Musyawarah:
  1. Nama Kelompok Tani: Sejahtera Bersama
  2. Kepengurusan: Ketua: Budi Kurniawan
  3. Alamat Kelompok: Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung Timur
Pembentukan Kelompok Tani Sejahtera Bersama diharapkan menjadi awal yang baik bagi peningkatan kapasitas petani di Pekon Umbul Buah, sekaligus menjadi contoh semangat kebersamaan dalam pengembangan pertanian lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing.
(Budi)
Share this...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *