Bandar Lampung – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 diselenggarakan dengan meriah pada Sabtu malam, 23 Agustus 2025, di Halaman Pondok Ghobakan, Jalan Imam Bonjol, Gang Satria, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung. Acara yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WIB tersebut dihadiri oleh Lurah Kelurahan Langkapura, M. Agus, S.Sos., pengurus Pondok Ghobakan Hi. Dedi Afriandi (Haji Engkih), tokoh agama, tokoh masyarakat, mantan Camat Kecamatan Langkapura Husni, S.Sos., serta Babinkamtibmas dan Babinsa setempat. Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Warga dari RT 04, 05, 06 hingga Kelurahan Gunung Agung turut hadir menyemarakkan perayaan. Panitia menyiapkan doorprize menarik, dan sebanyak 35 penonton beruntung berhasil membawa pulang hadiah tersebut. BACA JUGA. Puluhan Stand UMKM Meriahkan Live Event Kita Indonesia RRI Meulaboh Sebelum pembagian doorprize, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang telah digelar sebelumnya, mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa. Lomba-lomba tersebut antara lain balap karung, futsal anak-anak, tarik tambang, karaoke, makan kerupuk, joget balon, dan berbagai perlombaan lainnya. Ketua RT 05, Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga atas partisipasi dan dukungan sehingga acara dapat terselenggara dengan sukses. Ia juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda. “Generasi muda jangan melupakan sejarah perjuangan kakek-nenek kita. Keringat, darah, harta, dan nyawa mereka dipertaruhkan untuk merebut kemerdekaan. Kita wajib bersyukur atas kemerdekaan ini dan mengisinya dengan hal-hal positif. Tinggalkan hura-hura, karena masa depan cerah menanti kalian. Anak muda adalah harapan orang tua, bangsa, dan negara,” tegas Ibrahim. Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan pentas tari dari anak-anak serta drama komedi yang dibawakan oleh ibu-ibu. Sementara itu, Lurah Kelurahan Langkapura, M. Agus, S.Sos., dalam sambutannya mengenang beratnya penderitaan bangsa di masa penjajahan Belanda, sekaligus mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan bangsa. Di hadapan warga, M. Agus juga menyampaikan permohonan maaf karena pada 1 September 2025 ia akan memasuki purna bakti. “Apabila selama saya menjabat ada kata-kata, sikap, atau pelayanan yang kurang berkenan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya bersama sang istri. (AM\*\*) BACA JUGA. Dakwaan Jaksa Terungkap Serangan Brutal, Korban Desak Oknum ASN Lampung Aktor Intelektual Segera Dijerat Hukum Share this... Whatsapp Facebook Navigasi pos Puluhan Stand UMKM Meriahkan Live Event Kita Indonesia RRI Meulaboh Warga Perumahan Bukit Beringin Raya Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Jalan Sehat dan Aneka Perlombaan